Belajar Toolkit “Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan dalam Bisnis” pada Sesi ke-7 Kelas UMK Champion Bootcamp Banten Part.2

Tralala! Trilili! Tringg!

Halo sobat Femalepreneur!

Kembali lagi dalam ulasan kegiatan dari toolkit ke-7 kelas UMK Champion Bootcamp Banten part.2 yang membahas mengenai Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan dalam Bisnis, saat ini kita akan membahas lanjutan tahapannya nih. Sudah penasaran bukan ada tahapan apa lagi agar kita bisa merencanakan dan juga mengelola keuangan bisnis dengan benar dan tepat? 

Yuk cekidot!

Setelah tahapan yang kelima yaitu mempelajari strategi mengatur cash flow usaha. Tahapan selanjutnya adalah: 

6. Mengenal Manfaat Cash Flow Forecast 

Cash Flow Forecast adalah suatu pemodelan likuiditas keuangan masa depan perusahaan dalam jangka waktu tertentu dimana cash flow forecast bermanfaat untuk: 

• Dapat melihat waktu/bulan tertentu untuk mendapatkan kemungkinan surplus tertinggi atau kemungkinan defisit tertinggi 

• Membantu mengidentifikasi masalah potensial

• Membantu bisnis tetap untung

• Membantu memberi keyakinan pada pihak Bank

7. Mempelajari Langkah Menyusun Laporan Bisnis 

Berikut ini adalah langkah-langkah mudah yang dapat anda lakukan untuk menysun laporan bisnis anda: 

• Mencatat semua transaksi yang terjadi pada bisnis anda 

• Mengumpulkan bukti transaksi

• Membuat laporan keuangan

8. Mengenal Empat Laporan Keuangan Sederhana yang Harus Dimiliki UMKM 

• Laporan Posisi Keuangan (Neraca) 

Laporan posisi keuangan memberikan gambaran menyeluruh terkait informasi keuangan perusahaan, termasuk informasi mengenai sumber daya ekonomi yang dimiliki perusahaan, utang, dan sumber pembiayaan (modal). 

Terdapat 3 poin yang sangat penting untuk ada di dalam laporan ini yang sering disebut sebagai Akun Riil (Akun Neraca): 

  • Aktiva/Aset - Semua hak yang digunakan dalam operasional perusahaan 
  • Kewajiban/Hutang - Kewajiban untuk membayar kepada pihak lain akibat tindakan/transaksi yang sebelumnya telah dilakukan
  • Modal/Ekuitas - Hak pemilik atas aktiva perusahaan yang merupakan kekayaan bersih

• Laporan Laba Rugi

Laporan ini merangkum total pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan pada saat bisnis berjalan. Laporan laba rugi biasanya dibuat berdasarkan batasan waktu tertentu seperti per bulan, kuartal, atau tahunan.

Sama seperti Laporan Neraca, Laporan Laba Rugi juga memiliki poin-poin wajib untuk dimasukkan ke dalam laporan yang kemudian dikenal sebagai Akun Nominal (Akun Laba Rugi) yaitu:

1. Pendapatan

a. Pendapatan Operasional

- Pendapatan Jasa

- Pendapatan Servis, Penjualan

b. Pendapatan Non-Operasional

- Pendapatan Bunga

- Pendapatan Komisi

2. Beban/Biaya

a. Beban Operasional

- Beban Operasional

- Beban Gaji

- Beban Sewa

- Beban Iklan

b. Beban Non Operasional

- Beban Bunga

- Kerugian Piutang tak tertagih

Laporan Arus Kas

Laporan ini berfungsi sebagai alat verifikasi terhadap penggunaan kas ataupun pemasukkan kas dari suatu perusahaan. Sehingga laporan ini merupakan laporan penghubung di antara laporan laba rugi dan juga laporan neraca.

• Laporan Kinerja Keuangan

Laporan ini berisikan poin-poin penting yang dapat digunakan sebagai financial check-up untuk suatu usaha. Poin-poin tersebut adalah:

1. Rasio Profitabilitas

Poin ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan (Rasio Gross Profit Margin, Nett Profit Margin, Return on Asset, Return on Investment, dll). 

2. Rasio Likuiditas

Dalam rasio likuiditas poin-poin tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka pendeknya (Current Ratio, Quick Ratio). 

3. Rasio Solvabilitas

Poin ini akan menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibannya baik untuk jangka panjang dan jangka pendek jika perusahaan dilikuidasi (Debt to Asset Ratio, Debt to Equity Ratio). 

4. Rasio Aktivitas

Poin ini akan memberi tahu pengusaha terkait aktivitas-aktivitas di dalam perusahaan yang masih produktif dan kurang produktif (Rasio Perputaraan Persediaan, Rasio Perputaraan Piutang, Rasio Perputaraan Aktiva, dll). 

Untuk memudahkan pengusaha dalam mengatur ke-empat laporan keuangan ini Bank Indonesia telah menyediakan suatu platform aplikasi yang dikenal sebagai SIAPIK yang dapat diunduh langsung di handphone anda, sehingga anda tidak perlu repot-repot lagi untuk membuat pembukuan laporan yang bersifat tertulis.

Demikianlah ulasan kegiatan dari sesi kelas toolkit-7 UMK Champion Bootcamp Banten yang membahas mengenai Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan dalam Bisnis yang disampaikan oleh narasumber yaitu, Kak Dwi Wulandari. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua, baik yang sedang merencanakan suatu bisnis ataupun yang bisnisnya saat ini telah berjalan.

 

 

Aurel Brida H – Femalepreneur Indonesia 

 

 

BY: Li Ling

Related News

Post Comments.

Login to Post a Comment

No comments yet, Be the first to comment.