Bukan Ngepet! Ini Cara Jualan tanpa Terlihat Jualan

Mungkinkah ketika kalian menjual sesuatu namun tak terlihat seperti jualan? Mungkin banget dong! Metode ini sering disebut Covert Selling. 

Apa sih Covert Selling itu? 

Ini adalah sebuah metode berjualan dengan menerapkan konsep kemasan kata-kata (copywriting) sehingga orang tertarik dan penasaran untuk membaca tulisan kalian dan ingin membeli produk kalian.  

Ketika orang membaca tulisan kalian mereka tidak merasa ditawari produk, karena tulisan tersebut tidak seperti menawarkan suatu produk, akan tetapi mereka tahu kalian sedang berjualan. 

Covert selling ini terbilang keren loh! Metode ini mirip dengan metode penyamaran ala Ninja Jepang di Era Shogun dan Samurai, di mana mereka mengubah diri mereka menjadi tak terlihat sehingga ketika musuh terlihat lengah, mereka akan langsung menyerang. 

Wah, menarik untuk dicoba! Ini nih cara-cara menerapkan Covert Selling. Yuk, simak penjelasannya!

1. Hendaknya kalian tidak menjadikan produk kalian sebagai topik ketika interaksi pertama kalian, di media sosial misalnya, seperti berikut: “Saya jual produk X, produk ini bagus dan harganya terjangkau, apabila ada yang berminat hubungi kontak WA saya di 083XXXXXX.” 

Carilah metode yang tepat untuk membangun sebuah kepercayaan, maka pelanggan akan tertarik dengan produk kalian. Dengan langsung menawarkan produk kalian, pelanggan akan merasa terpaksa dan tidak akan lama-lama untuk membacanya. Upaya seperti ini cenderung akan memberikan hasil yang tidak memuaskan. 

2. Postingan kalian harus terlihat natural dan semenarik mungkin agar calon pelanggan penasaran terhadap produk kalian. Pada Covert Selling, sering kali menyembunyikan harga atau nomor kontak penjual sehingga makin penasaran tuh calon pelanggan kalian. Mantep bangett! 

3. Pentingnya penggunaan tanda baca agar calon pelanggan call to action atau gercep untuk membeli produk kalian. Misalnya, pakai tanda seru (!) yang perlu diperhatikan dengan baik pada metode ini. Contohnya seperti “Yuk, Beli Sekarang!” atau “Jangan sampai kehabisan!”

Postingan covert selling juga banyak yang menggunakan tanda titik (.) tanpa call to action, namun calon pelanggan tak merasa ditawari produk dan secara tersirat mereka akan paham kalau kalian berjualan, dan mereka tahu cara membeli produk kalian seperti masuk ke tautan atau klik swipe up. 

Berikut contoh postingan covert selling: 

“Kalau emang nggak suka sama saya mending ngomong di depan saya aja ga usah kamu bicarain ke orang-orang. Ada apa sih? Saya ganggu kamu? Nggak kan? Sadarlah kalau kamu itu menyebalkan. Kamu sebaiknya ngaca dan periksa wajah anda yang penuh dengan jerawat itu! Susah ya dapetin sabun jerawat yang berkualitas bagus dan harga terjangkau? Yuk, bro sist cek olshop kami di @glocyshop. Harga? Murmer aja kok. Kualitas? Jangan ditanya! Yuk buruan order dan swipe up!”  

Jadi, mereka tidak merasa terganggu ketika kalian menawarkan produk secara tersirat pada mereka. Tetap berlatih dan tekun adalah kuncinya! 

Dari beberapa cara jualan tanpa terlihat jualan tadi semoga dapat memberikan kalian inspirasi untuk terus kreatif dan inovatif dalam menggaet pelanggan. Kalau kamu merasa tercerahkan dengan artikel ini kamu bisa mencari info-info menarik seputar keuangan, bisnis, mentoring, kelas pengembangan bisnis, dan masih banyak lagi di Femalepreneur Indonesia @femalepreneur.id Makin tambah ilmu dan kreatif deh! 

 

Frida - Femalepreneur Indonesia

BY: Li Ling

Related News

Post Comments.

Login to Post a Comment

No comments yet, Be the first to comment.