Femalepreneur Festival Day 2 Sesi 2 - UMKM yang Bingung Dengan Permodalan Wajib Tahu!

19 Mar 2021 Li Ling 0 Story Femalepreneur

Pada sesi ke-2 Femalepreneur Festival hari ke-2 dimulai pada pukul 15.00-16.30 dengan membahas mengenai “Peran pembiayaan produktif sebagai solusi permodalam dalam menumbuhkan usaha."

Sesi ke-2 Femalepreneur Festival didampingi oleh Mario Devan dan Emmy Surya (CEO Femalepreneur Indonesia) yang membuat acara ini terlaksana dengan baik dan lancar. Kali ini Femalepreneur mengundang Almira Hadade dari Amartha, Atika Beneditka dari Angin Indonesia, dan Fleming Hardianto dari Bank BRI Indonesia. 

Di awal, masing-masing perusahaan mengenalkan perusahaan mereka secara keseluruhan dan bergantian. Kak Almira menjelaskan bahwa Amartha adalah Deputy Landing di mana marketnya 100% adalah para perempuan tangguh pengusaha mikro dari berbagai daerah. Kemudian, dilanjutkan oleh kak Atika yang menjelaskan bahwa Angin (Angel Investment Network Indonesia) adalah jembatan bagi pengusaha dan investor yang ada di jaringan Angin.

Kemudian, kak Fleming yang menjelaskan bahwa Bank BRI adalah salah satu Bank Pemerintah yang sudah berdiri sejak 125 tahun yang lalu dan bank BRI dari awal mula didirikan selalu berfokus pada UMKM dan tahun ini sehubungan dengan pandemi Bank BRI mengubah tagline, yakni ingin memberi makna kepada Indonesia agar dapat bangkit kembali.

Kemudian, para speaker juga menjelaskan dampak dari pandemi terhadap perusahaan mereka dan bagaimana cara perusahaan mereka menghadapi pandemi tersebut.

Misalnya, Almira Hadade dari Amartha menjelaskan bahwa dampaknya sangat terasa bagi mitra mereka karena dapat dibilang bahwa mitra mereka adalah pengusaha ultra mikro bahkan lebih kecil dari UMKM, mereka melakukan kontak fisik dengan customer. Seperti contohnya berjualan di depan sekolah, dll. Jadinya mereka memberikan solusi dengan pendampingan seperti mengadakan pelatihan pembuatan masker, petingnya masker sebagai pelindung wajah, hand sanitizer, dll. Jadi mereka mengajarkan untuk menjaga jarak dan menjaga kebersihan.

Kemudian Atika dari Angin Indonesia menjelaskan bahwa dampaknya terasa bagi seluruh orang, namun juga ada pengusaha yang mempunyai ide baru karena adanya pandemi bahkan meluncurkan produk yang lebih baik. Jadi, Angin mencoba untuk mengelompokkan dua kelompok besar yang sudah dibantu secara modal tetapi harus berhenti karena pandemi atau yang sedang mencari modal dan ingin membuka usaha karena ada pandemi. Angin memberikan fasilitas pembicaraan dan diskusi apabila mereka harus mengubah plan atau tujuan bisnis mereka. 

Terakhir, Fleming Hardianto menjelaskan bahwa Bank BRI yang mempunyai puluhan juta nasabah dan jika direkap hampir seluruh nasabah ikut terdampak pandemi, bahkan hingga tidak bisa berjualan dan harus beralih profesi, dan ada juga yang malah diuntungkan dari pandemi, misalnya berjualan masker atau alat-alat kesehatan. 

Beliau memaparkan bahwa adanya dampak luar biasa dari pandemi ini terutama Bank BRI dan UMKM. Dari 100% nasabah Bank BRI, hampir 40% nasabah Bank BRI perempuan, sangat luar biasa pengusaha wanita Indonesia saat ini. Contohnya: Adanya penurunan pembeli dari nasabah atau UMKM, Bank BRI membantu membuat schedule baru atau rescheduling misalnya masalah biaya pokok, atau pembayaran bunga bisa diajukan nanti, hingga adanya bantuan subsidi bunga untuk nasabah, peminjaman kredit, dll.

Setelah pemaparan tersebut, masing-masing perusahaan melakukan presentasi secara bergantian dengan memperkenalkan perusahaan mereka dan solusi apa yang diberikan perusahaan di masa pandemi ini kepada customer, khususnya UMKM. 

Pada penutupan acara, terdapat sesi tanya jawab dan kuis berhadiah yang disponsori oleh Kreskos, Femalepreneur, dan Paku Payung Corp. Acara berlangsung sangat menarik karena banyak sekali pertanyaan yang masuk dari para peserta di akhir acara.

 

Anggita Laurencia - Femalepreneur Indonesia

 

BY: Li Ling

Related News

Post Comments.

Login to Post a Comment

No comments yet, Be the first to comment.