Kelas Ke-1 UMK Champion Bootcamp : Analisis dan Perencanaan Usaha

Hai, Femalepreneur.

Pada hari Senin, 12 Oktober pukul 09.30 WIB hingga 12.00 WIB, UMK Champion Bootcamp sukses terlaksana via Zoom.  

Pada kesempatan ini, Femalepreneur bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Provinsi Banten untuk memberi pelatihan kepada pelaku mikro bisnis di wilayah Banten dan sekitarnya.

Sesi pertama dibuka dengan materi mengenai Analisis dan Perencanaan Usaha yang diikuti oleh 214 peserta yang terpilih untuk mengikuti pelatihan ini.

Dibawakan oleh Rosi (Chief Operation Femalepreneur Indonesia) materi yang disampaikan sangat menarik dan dikemas dengan baik dan mendapatkan antusias yang besar dari peserta. Terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan setelah sesi belajar selesai dilaksanakan.

Apa saja ya hal yang perlu diperhatikan dalam analisis dan perencanaan usaha?

Yuk, kita simak pembahasan berikut: 

Analisis dan perencanaan usaha sangat penting dan mendasar untuk dilakukan, karena dalam membuka sebuah usaha memerlukan adanya target dan rencana.

Hal itu diperlukan untuk mengontrol jalannya bisnis agar mempunyai standar dan tujuan karena rencana yang baik adalah rencana yang bisa dijalankan.  

1. Ide

Untuk mendapatkan ide bisnis, kita harus mulai dengan menjabarkannya mulai dari skills yang kita miliki, interest hal yang kita minati, problem yaitu masalah yang terdapat di sekitar kita dan target tentukan target yang akan kita tuju untuk memasarkan produk.

2. Tentukan target market

Siapa? Umur? Hobi? Tinggal di mana? Kegelisahan mereka? Solusi untuk mereka? Karena pada dasarnya tidak ada produk yang salah, tetapi apakah sesuai dengan target market atau tidak.

3. Pentingnya perencanaan bisnis

Hal ini penting diterapkan karena kita harus mengetahui hal apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan usaha.

4Aspek lanjutan

Terdapat 11 hal yang perlu diperhatikan dalam business plan yaitu:

Problem = Bisnis merupakan pemecahan terhadap sebuah masalah sosial yang ada. Hal ini tentunya harus menjadi jawaban dan jalan keluar dari kegelisahan yang ada.

Solusi = Jawaban bagi problem tersebut.

Value Proposition = Hal unik dari produk kita. Misalkan diproduksi dengan bahan kualitas tinggi dan premium yang membedakan dari kompetitor.

Customer = Siapa pelanggan kita dan tinggal di mana?

Channel = Bagaimana cara agar pembeli dapat membeli produk kita.

Triple Bottom Line = Ekonomi (bisa menghasilkan uang), lingkungan (tidak merusak lingkungan) dan sosial (bisa mempekerjakan orang sekitar).

Key activities = Segala aktivitas yang berhubungan dengan produktivitas bisnis.

Key Resources = Segala sumber yang kita butuhkan untuk menghasilkan produk/jasa kita. Misalkan kita membutuhkan supplier karton untuk packaging.

Cost = Biaya yang diperlukan untuk melakukan produksi.

Revenues = Pendapatan yang dihasilkan. 

 

 

Stephanie Michelle - Femalepreneur Indonesia

 

 

BY: Li Ling

Related News

Post Comments.

Login to Post a Comment

No comments yet, Be the first to comment.