Kelas Master: 9 Resep Rahasia Agar Bisnismu Laris Manis

18 Feb 2021 Li Ling 0 Paket Khusus

Halo, Femalepreneur!

Hari Senin, 15 Februari 2021 pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, Femalepreneur memulai Paket Kelas Master yang membahas mengenai “Master Marketing” dengan narasumber Mario Devan yang sukses diselenggarakan via Zoom, dengan antuasisme dari peserta yang hadir di kelas.

Apa aja sih yang dibahas?

Yuk, langsung masuk ke materi!

Dalam sebuah bisnis, Marketing berperan penting nih untuk pertumbuhan suatu bisnis, dengan menggunakan strategi-strategi yang keren dan baik. Marketing adalah strategi bagaimana orang akan terpengaruh agar melakukan sebuah pembelian.

Gimana sih caranya?

Tahap 1 – Membuat Strategi Maketing

Kamu harus mengetahui masalah apa yang kamu alami dalam bisnismu? Misalnya, seperti produk sudah hampir setahun tapi penjualan cuma segitu-segitu aja ☹️

Kalau sudah tahu masalahnya, maka apa sih tujuan yang ingin kamu capai? Seperti Penjualan naik 2 kali lipat dari tahun sebelumnya atau bisnismu bisa buka cabang di mana-mana.

Baca dulu nih strategi awalnya!

• Insight dan Analize

Kamu harus pintar menganalisa dan mengetahui kondisi pasar atau trend terbaru yang lagi viral. Agar kamu bisa menentukan strategi yang sesuai dengan kondisi dan tantangan market. Kalau kamu bingung mau cari data soal trend di mana? Nih, aku kasih tahu! 

• Persona atau Target Market

Kamu harus perhatikan dari sisi Geografi, Demografi dan Psikografi nih karena sangat berpengaruh. Tools yang bisa kamu gunakan untuk membantu kamu di sini yaitu Social Baker. Ketika kamu sudah tahu siapa target marketnya maka kamu akan mudah untuk membuat strateginya, dengan hasil analisa dan riset yang tepat juga.

Ketika kamu membuat message strategi marketing yang harus kamu perhatikan adalah gaya bahasa, channel apa yang akan kamu gunakan, konten yang relevan dengan bisnismu perlu dipikirkan matang-matang .

• Pentingnya buat Content Pilar

Content marketing itu sama dengan investasi masa depan untuk bisnismu. Memang tidak bisa instan kamu butuh proses dan juga waktu, tapi kamu bisa panen penghasilan dari sini lebih lama loh.

Jadi, jangan hanya jualan saja tapi tambahkan beberapa hal seru di kontenmu biar yang lihat gak kabur. Harus ada produk yang kamu jual, promonya juga, kuis kalo bisa, pelayanan yang baik, story telling terkait bisnismu.

Tahap 2 – Basic Business

Revenue – Cost = Profit

Dalam berbisnis pasti kita harus mendatangkan profit, jangan sampai buntung ya guys, hehe.

Cara agar kita tetap dapat keuntungan dalam berbisnis seperti ini:

Menjual lebih banyak produkmu dengan cara membuat promo menarik. Menjual berkali-kali dengan cara membuat program loyalty, membentuk komunitas dan program referral.

Menjual lebih mahal, buat produkmu menjadi premium seperti visual kelas atas mulai dari logo sampai dengan packaging. Penting banget untuk kamu para pebisnis memikirkan efisiensi distribusi, pencatatan keuangan, vendor/bahan baku, sampai dengan SDM (Sumber Daya Manusia) biar produknya tetap menghasilkan profit.

Pahami juga nih AISAS merupakan singkatan dari (Attention, Interest, Search, Action, Share).

Lebih lengkapnya baca tahap selanjutnya ya!

Tahap 3 – ATTENTION

Upaya yang dilakukan untuk menarik kunjungan dan menjangkau orang sebanyak-banyaknya, sesuai dengan target market. Bisa menggunakan yang berbayar seperti Ads di platform youtube hingga televisi. Bisa juga nih memanfaatkan platform yang gratis untuk membuat konten atau masuk ke grup komunitas.

Menggunakan influencer lagi trend nih dalam berbisnis. Karena dipercaya bisa meningkatkan kepercayaan publik sehingga menjangkau target market di luar followers-mu juga. Tools yang bisa kamu gunakan untuk melihat engagement rate : https://www.ninjalitics.com/

Menurut Adweek.com, 53% perempuan akan membeli produk setelah melihat influencer yang diikutinya memakai produk tersebut. Dan influencer bisa mencapai ROI 11 kali lebih besar dari iklan di banner. Itulah THE POWER OF INFLUENCER.

Tahap 4 – INTEREST

Manfaatkan sosial media marketing dengan konten informatif, edukasi, menghibur, dan simple serta relate dengan kehidupan sehari-hari. Ketertarikan bisa terbangun melalui komunikasi yang tepat terhadap calon konsumen. Jadi jangan hanya fokus berjualan saja tetapi bangun juga komunikasi dengan calon konsumen.

Tahap 5 – SEARCH

Beruntung banget untuk kalian para pebisnis karena kita sudah difasilitasi dengan adanya internet dan Google yang mempermudah kita dalam berbisnis. Konsumen akan mencari informasi sebanyak-banyaknya melalui search engine tentang produk yang sedang dicari baik melalui product review, tulisan di blog, website dan lainnya. Dari sebuah riset masyarakat Indonesia menganggap internet sebagai media nomor 1 untuk mencari informasi lho.

Penting untuk bisnismu agar mudah ditemukan oleh konsumen. Kalo bisnismu ada di gang sempit maka orang akan sulit menemukan bisnismu karena jarang dilewati orang-orang. Jadi manfaatkan kecanggihan dari Google seperti menggunakan Google My Business, SEO dan SEM.

Tahap 6 – ACTION

Action adalah tindakan konsumen untuk membeli produk, dan di sinilah the real experience tercipta. Proses transaksi langsung antara konsumen dengan kita, mulai dari transaksi, delivery, konsumsi sampai dengan after sales service yang akan menjadi pengalaman konsumen terhadap bisnis kita.

Jadi kita harus benar-benar memberikan yang terbaik kepada konsumen ya. Jangan sampai terlalu lama menjawab, tidak menyediakan opsi pembayaran dan hal lain yang membuat konsumen melipir ke toko lain.

Nah, di sini manfaatkan startegi persuasi

• Reciprocation (timbal balik) = kamu harus memberi sebelum menerima

• Social proof (histeria massa) = produk best seller, manfaatkan juga testimoni dari orang terhadap produkmu.

• Likeability (Kesukaan) = Good looking, bangun persamaan, pujian.

Contohnya: Eh, kamu bagus deh pake kerudung warna pink ini cocok sama kamu bahannya juga enak dan nyaman nih buat kamu.

• Authority (otoritas) = title, pakaian, aksesoris.

• Scarcity (Kelangkaan) = kelangkaan dalam hal waktu jumlah dan akses.

Contohnya: Seperti brand sepatu Compass yang sempat rame di pasaran karena barangnya yang limited sehingga orang mencarinya dan ingin memiliki.

Tahap 7 – SHARE

Menurut data Marketingland.com bahwa 90% orang tertarik dengan produk yang memiliki ulasan atau komentar positif di sosial medianya, dan 85% dari konsumen mengatakan bahwa setidaknya mereka membaca 10 review dari orang lain sebelum percaya atau yakin untuk membeli sebuah produk. Bisa dilihat bahwa penting banget untuk bisnismu memiliki ulasan yang baik nih agar konsumen tertarik untuk membeli produkmu.

Tahap 8 – Affiliate Marketing

Affiliate marketing adalah sistem bisnis dengan cara membayar jasa seseorang ketika orang tersebut berhasil menjual produk atau jasa. Ketika seseorang tersebut bisa menjual produkmu maka ia akan diberikan komisi dari penjualan tersebut. Ini juga salah satu cara yang bisa membantumu dalam strategi marketing bisnismu.

Tahap 9 – Strategi Anak Tangga

Last but not least adalah membangun komunitas, bertumbuh bersama dan selalu mendengarkan kebutuhan dari konsumen. Bergabunglah dengan konsumen dengan cara memasuki komunitas-komunitas mereka. Ketika kamu memasuki komunitas sesuai dengan brand, kamu bisa mendapatkan banyak calon konsumen sekaligus lho.

Selain itu dengan kamu mengikuti kegiatan di dalam komunitas kamu jadi tahu apa yang disukai dan dibutuhkan oleh calon konsumenmu sehingga kamu bisa menyesuaikan produk dengan preferensi itu.

Nah, Demikian ilmu yang telah disampaikan pemateri keren kita dari Femalepreneur. Jangan lupa untuk dipraktekan juga ya guys! Biar gak cuma sekedar angan-angan! Semangat Femalepreneur!

 

Afif Yasinta – Femalepreneur Indonesia

 

BY: Li Ling

Related News

Post Comments.

Login to Post a Comment

No comments yet, Be the first to comment.