Ngobrol Seru Bareng UMKM Hebat Di Femalepreneur Festival Day 3: Persistence

19 Mar 2021 Li Ling 0 Story Femalepreneur

Minggu, 14 Maret 2021 tepatnya hari ketiga Femalepreneur Festival dengan membawa tema ‘Persistance’ dimulai dari jam 13:00-14:30 WIB di Zoom meeting serta bisa disaksikan secara langsung di YouTube Live Streaming, nyesel banget deh yang kelewatan nontonnya.

Persistence yang mana artinya adalah kegigihan merupakan topik utama pada hari ini. Femalepreneur mendatangi dua narasumber perempuan hebat, yang pertama dari pemilik Adeline x Fuujin dan Japa_Lux yakni Adeline Kusuma kemudian narasumber kedua yakni Direktur sekaligus pemilik Paku Payung Club dan Zeta Outfit yakni Istia Hamdiati. Acara ini dipandu langsung oleh Moderator Elisabet Hosea, Community Leader Femalepreneur Indonesia.

Pemilik Adeline x Fuujin memulai bisnis sejak tahun 2014 menjadi reseller dan dropshipper, ikut pameran-pameran di mall secara rutin. Semua keuntungan yang diperoleh ia kumpulkan kemudian mulai melakukan riset bisnis, dan menemukan fakta bahwa perempuan-perempuan yang mempunyai ukuran tubuh plus (di atas XL) sulit menemukan pakaian dengan ukuran besar.

Pada tahun 2015 Adeline akhirnya mulai membuka brand sendiri tanpa ilmu, hanya berjualan biasa di mall. Kemudian terjadi kenaikan dollar yang berdampak pada kenaikan harga lapak di mall tempat ia berjualan produknya, ia juga mengalami kebangkrutan pada tahun 2018. Dalam Zoom meeting Adeline mengatakan bahwa mempelajari ilmu bisnis itu penting bagi para calon pebisnis. Mengingat ia gak mendalami ilmu bisnis sehingga bisnis yang dibangun bangkrut. Wah, se-fatal itu yah..

Namun Adeline gak hanya berhenti di situ aja, ia terus mempelajari ilmu bisnis dan mencoba kesempatan yang ada dengan gigih. Karena berbisnis gak cuma berjualan tapi harus ada kegigihan di dalamnya. Ia akhirnya mulai bekerja sama dengan pengrajin sutra singkong dan membawa model-model plus size dalam acara fashion show. Mulai dari situlah Adeline dikenal oleh masyarakat karena keunikan dalam produknya.

Lanjut ke narasumber kedua, Istia Hamdiati pemilik Paku Payung Corp yang akan membahas gimana sih caranya bisa bertahan di masa pandemi sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Ia mendirikan Paku Payung Corp pada tahun 2014 dengan ranah bisnis Creative Fashion. Produk yang dimiliki Paku Payung Corp yakni Paku Payung, Zeta Outfit, Vdees Fashion, dan Oshibi.id. Bisnis mulai berkembang pesat pada tahun 2015, bahkan omset bisa mencapai Rp 100-120 juta/bulan, tahun 2019-sekarang omset telah mencapai Rp 1,5-2,5 Miliar/bulan.

Kemudian kehadiran Pandemi Covid-19 ini akhirnya menjadi dampak buruk bagi bisnis Paku Payung yang mana mengalami penurunan 70% penjualan pada awal Covid-19 muncul. Istia mulai mencari solusi dengan menggunakan Porter’s Generic Strategic dan menggunakan konsep Jepang IKIGAI “Alasan untuk hidup” sehingga bisnis tetap survive walaupun pandemi Covid-19 menyerang. Wih, keren!

Kedua narasumber perempuan hebat ini memiliki persamaan yang kuat yakni persistence atau kegigihan. Membangun bisnis udah pasti gak jauh dari masalah yang bisa tiba-tiba muncul. Oleh karena itu seorang pebisnis yang baik, they’ll never quit with any situation they may face.

Femalepreneur Festival hari ke-3 ini ditutup dengan quiz seru bersama para peserta yang hadir. Selamat bagi para pemenang quiz, yeayy! Bagi yang belum menang jangan bersedih, karena kamu tetap dapat ilmu yang gak kalah pentingnya. Obrolan seru bareng narasumber kece hari ini jangan lupa diingat ya, jadiin bekal buat berbisnis. Catch you later..

 

Nur Rachmawati – Femalepreneur Indonesia

 

BY: Li Ling

Related News

Post Comments.

Login to Post a Comment

No comments yet, Be the first to comment.