Pelanggan Teliti, Awas Kecolongan di Internet!

Di tengah segala kemudahan teknologi saat ini, apa yang kamu lakukan sebelum akhirnya membeli suatu produk?

Google memperkirakan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia akan naik hingga 4 kali lipat dan menyentuh angka USD 100 miliar atau Rp 1.448 triliun pada tahun 2025.

Dalam riset Google Year in Search Insight for Brands 2018 terungkap lima tren penting yang perlu diperhatikan para pelaku bisnis, salah satunya dalam hal perilaku penggunaan ponsel pintar oleh masyarakat.

Tidak dapat dipungkiri, ponsel pintar kini telah menjadi bagian penting bagi kehidupan manusia sehari-hari. Kebiasaan melakukan riset online sebelum membeli produk dominan dilakukan oleh pelanggan Indonesia dibanding negara lainnya di Asia Pasifik.

Studi Changing Consumer Prosperity dari Nielsen mendapati sebanyak 45% pelanggan menjadikan riset produk sebagai salah satu faktor yang memengaruhi keputusan mereka untuk mencoba produk baru.

Kecenderungan ini kian didorong dengan adanya pandemi Covid-19 yang memaksa semua orang untuk melakukan segala aktivitas secara mobile, termasuk untuk urusan berbelanja. 

Dalam kurun waktu 7 bulan terakhir, sebanyak 57 persen masyarakat melakukan kegiatan berbelanja melalui digital. Keterbatasan dalam mengenali produk secara langsung inilah yang kemudian mendorong pelanggan untuk lebih teliti dalam melakukan riset online.

Memang, apa saja sih yang biasa dicari oleh pelanggan selama melakukan riset online? 

Berikut 3 poin utama yang biasa diperhatikan oleh pelanggan:

1. Spesifikasi produk

Sebelum benar-benar mendatangi toko, baik offline maupun online, pelanggan cenderung menginginkan informasi menyeluruh terkait produk yang akan dibelinya. Pastikan deskripsi produk barang ataupun jasa yang Anda tawarkan memiliki akses yang mudah untuk ditemukan dan dimengerti oleh pelanggan awam sekali pun.

2. Perbandingan harga

Teknologi menjadikan manusia tidak perlu lagi berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya untuk membandingkan barang di masing-masing toko. Kini, cukup hanya dengan menggeser layar, pelanggan segera disuguhi produk serupa dari berbagai toko dengan harga yang bervariasi. Pastikan kamu telah melakukan riset pasar agar dapat menetapkan harga terbaik di antara kompetitor lainnya. 

3. Testimoni pengguna

Setelah memahami spesifikasi produk, pelanggan akan mencari validasi melalui penilaian pengguna. Dibanding testimoni yang diunggah sendiri oleh penjual di platform internal dalam design-design menarik, pelanggan cenderung akan lebih percaya dengan review-review yang dipublikasikan sendiri oleh pengguna di kanal pribadinya. 

Dengan memastikan ketiga aspek tersebut telah aman dalam produk kamu, maka akan semakin besar peluang untuk menjadi pilihan pelanggan. Awas, jangan sampai kecolongan di internet!

 

Hanasauw - Femalepreneur Indonesia

BY: Li Ling

Related News

Post Comments.

Login to Post a Comment

No comments yet, Be the first to comment.