Pentingnya Memahami AISAS dalam Usaha Mengejar Hati TTM

Udah pernah denger AISAS belum? 

AISAS itu apa sih? AISAS artinya bukan akang insyaf, susah atuh sis, hehe.. 

AISAS sendiri terbentuk dari Attention (perhatian), Interest (ketertarikan), Search (pencarian), Action (aksi), dan Share (berbagi). Mau tahu lebih lanjut? 

Langsung dibahas deh satu-satu! 

1. Attention (Perhatian)

Terjadi ketika sebuah pesan komunikasi (bukan pesan di WhatsApp) tiba sebagai stimulus yang diterima oleh indera manusia. 

Pada tahap ini, iklan dilihat, ditonton atau didengar, bahkan diperhatikan. Jangan suka mencari perhatian mantan aja yaa, mencari perhatian dari konsumen juga penting loh!

Contoh: Ketika teman tapi mesra sekaligus pengguna sedang menggunakan search engine untuk browsing, lalu di sisi kanan tampilan search engine terdapat iklan banner dari produk kamu, maka iklan ini akan sangat menarik perhatian dari si pengguna internet tersebut.

2. Interest (Ketertarikan)

Pada tahap ini, pesan komunikasi membangkitkan minat konsumen untuk mengetahui dan mengenal lebih lanjut tentang kamu, tahap ini mirip saat kamu lagi PDKT nihh! 

Contoh: Setelah teman tapi mesra kamu melihat banner tersebut, maka timbul ketertarikan dan minat untuk mencari tahu lebih jauh tentang produk kamu (bukan kamu ya 🤭) dengan lebih mendalam.

Jadi, jangan hanya ahli mencari cara menarik hati doi doang, kalian juga harus cari cara bagaimana iklan kita dapat menarik hati konsumen ya! 

3. Search (Menelusuri)

Teman tapi mesra kamu biasanya langsung menuju berbagai search engine, seperti Google ataupun YouTube untuk mencari informasi lebih lanjut. Dengan berbekal informasi yang didapat. 

Contoh : Teman tapi mesra kamu bisa mulai menuliskan keywords dari bekal informasi yang didapat, lalu akan keluar dari Google dan jika diklik oleh TTM kamu, maka akan langsung diarahkan kepada website atau social media usaha kamu.

4. Action (Tindakan)

Pada tahap ini, iklan telah berhasil mendorong TTM kamu untuk melakukan tindakan atau keputusan untuk membeli produk kamu. 

Contoh: Setelah melihat iklan dari Google yang ditayangkan di hasil penelusuran, maka konsumen langsung membeli produk kamu.

5. Share (Berbagi)

Jika informasi yang didapat cukup baik dan menarik minat TTM kamu, maka teman tapi mesra kamu bisa saja mengenalkan diri kamu, eh, maksudnya produk kamu kepada orang-orang di sekitarnya, seperti ayah, ibu, kakak, adik, sepupu, ponakan, tante, oom, tetangga hingga teman mabar mengenai produk kamu. 

Di sinilah akan tercipta word of mouth, serta perbincangan mengenai produk kamu baik di sosial media maupun secara langsung. 

Gimana? Sudah ada rencana untuk menarik TTM kamu sampai ke tahap share (berbagi)? Usahakan iklan kamu dapat membuat TTM kamu memberikan perhatian ke produk kamu yaa, hingga ke tahap pembelian dan tidak digantung di tengah jalan, digantung kan gak enak ya bund, eh jadi curhat! 

Jangan lupa follow Instagram @femalepreneur.id untuk tips-tips menarik berikutnya! Tetap semangat berbisnis ya!!

 

Anggita - Femalepreneur Indonesia

 

BY: Li Ling

Related News

Post Comments.

Login to Post a Comment

No comments yet, Be the first to comment.