Ribet Nggak Sih Mendirikan PT? Sini, Dikasih Tau Langkah-Langkahnya

Halo para Pengusaha Hebat!

Ciyee~ ketemu lagi kita. Hihihi. Moga nggak bosen ya ketemu mulu. Yang penting ketemunya berfaedah karena kali ini kita akan bahas soal Cara Mendirikan PT 🤣🤣

Bukan Presentation, tapi Perseroan Terbatas.

Temen-temen Pengusaha Hebat pastinya nggak mungkin nggak tau dan nggak kenal sama per-PT-an. Secara, tiap kali ngobrol soal perusahaan, pasti ada keselip soal PT sandingan sama CV.

Bukan Curriculum Vitae tapi Commanditaire Venootschap alias Perseroan Komanditer.

Tapi berhubung temenku udah bahas soal CV, jadi aku bakalan ngehajar soal PT. Baiklah~

Beda antara PT dan CV kelihatan di bagian legalitasnya. Dari soal kepengurusan perusahaan sampai ke pembagian keuntungannya. Dan ini kalau dijabarin lagi, bisa jadi satu artikel sendiri. Huhuhu 😭

Yes, balik ke topik soal cara bikin PT, temen-temen Pengusaha Hebat pasti bercita-cita usahanya akan menjadi besar. Otomatis usahanya bakalan ngebutuhin legalitas yang mumpuni, atau bakalan kacau balau nantinya.

Bener tuh! Oke sip. Ajari aku bikin PT, Kak! 😏 udah kepikiran nih mau bikin PT, dananya juga sudah siap, tapi takut susah dan repot bikinnya. Itu gimana?

Tunggu dulu, Ferguso. Dilarang worry worry. Di sini kita bakalan nemenin temen-temen Pengusaha Hebat walk down the aisle cara mendirikan PT.

Jadi jangan di-close dulu artikelnya. Siapin buku catatannya biar nggak lupa. Ciaatt~

1. Mengajukan Nama PT

Iya, sama kayak para Mamah dan Papah yang baru punya baby, PT kalian juga butuh dikasih nama. Pengajuannya ini bakalan didaftarkan oleh notaris ke Sistem Administrasi Badan Hukum Kementrian Hukum dan HAM.

Tujuan dari ngedaftarin nama PT ini biar nggak ketuker sama PT yang lain. Jadi pastiin untuk nyiapin dua atau tiga pilihan nama yang cakep tapi merangkum bidang usahamu. Selain itu pendaftaran nama PT ini juga buat dapetin persetujuan dari Kemenkumham.

Apa aja yang perlu dilampirkan? 🤔

- Formulir asli Dinas Penanaman Modal setempat dan surat kuasa pendirian PT;

- Fotokopi Kartu Identitas Penduduk (KTP) para pendirinya dan para pengurus perusahaan; dan

- Fotokopi Kartu Keluarga (KK) pimpinan/pendiri PT.

2. Membuat Akta Pendirian PT

Pembuatan akta ini bakalan di-handle sama notaris yang berwenang untuk selanjutnya disetujui sama Kemenkumham. Tapi perlu dipahami dan diperhatikan, untuk domisili PT-nya harus di wilayah Republik Indonesia dan menyebutkan kota di mana Kantor Pusat usaha didirikan.

Siap-siap, checklist berikut juga jangan luput dari ingatan:

✅ Pendiri PT minimal 2 orang atau lebih;

✅ Menetapkan jangka waktu berdirinya PT;

✅ Menetapkan Maksud dan Tujuan serta kegiatan usaha PT;

✅ Akta Notaris yang berbahasa Indonesia;

✅ Setiap pendiri harus mengambil bagian atas saham, kecuali dalam rangka peleburan;

✅ Modal dasar minimal Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan modal disetor minimal 25% dari modal dasar;

✅ Minimal 1 orang Direktur dan 1 orang Komisaris; dan

✅ Pemegang saham harus Warga Negara Indonesia (WNI) atau Badan Hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia, kecuali PT dengan Penanaman Modal Asing atau biasa disebut PT PMA.

3. Membuat Surat Keterangan Domisili Perusahaan

Mari kita singkat dengan SKDP biar nggak kepanjangan. Pengajuan SKDP ini akan ditujukan ke kantor kelurahan sesuai alamat PT berada. Tujuannya sih ya biar kelihatan ini PT bener atau jadi-jadian.

Syarat-syarat yang dibutuhkan? 🤔

- Fotokopi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir;

- Perjanjian Sewa atau kontrak tempat usaha bagi yang berdomisili bukan di gedung perkantoran;

- KTP Direktur;

- Izin Mendirikan Bangun (IMB) jika PT tidak berada di gedung perkantoran.

4. Membuat Nomor Pokok Wajib Pajak Perusahaan

Bikin NPWP perusahaan adalah salah satu berkas yang harus ada buat mendirikan PT. Bayar pajak itu harus, biar usahamu jalannya mulus. Hayuu, saatnya kita buat NPWP kalau belum punya.

Kamu cukup naik mobil, motor, atau angkutan umum/daring ke Kepala Kantor Pelayanan Pajak sesuai domisili PT dengan membawa:

- NPWP pribadi Direktur PT;

- Fotokopi KTP Direktur (atau fotokopi Paspor bagi Warga Negara Asing [WNA], khusus PT PMA);

- Akta pendirian PT; dan

- SKDP

Saatnya istirahat, soalnya masih ada setengah perjalanan lagi yang harus kita tempuh. Hehehee. Monggo, temen-temen Pengusaha Hebat bisa cek en ricek dulu kelengkapan syarat-syaratnya. Sedikit lagi, PT-mu akan jadi, Guys!

Oke lanjut!

5. Membuat Anggaran Dasar Perseroan

Untuk dapetin pengesahan Anggaran Dasar Perseroan (akta pendirian), kita harus nulis surat cinta, eh bukan, maksutnya mengajukan permohonan ke Menteri Kemenkumham sebagai badan hukum PT sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT).

Apa aja yang harus dilampirkan? 🤔

- Bukti setor bank senilai modal disetor dalam akta pendirian;

- Bukti Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagai pembayaran berita acara negara;

- Akta asli pendirian.

6. Mengajukan Surat Izin Usaha Perusahaan

SIUP ini penting buat perusahaan biar usahanya makin lancar jaya. Jadi wajib hukumnya setiap perusahaan memiliki SIUP ya. Kalau kamu belum punya, bisa banget ngajuin pendaftaran SIUP ke Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan/atau Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan kota atau kabupaten terkait sesuai domisili PT.

Ada tiga klasifikasi SIUP dari Menteri Perdagangan soal Penerbitan Surat Izin Usaha. Apa aja? 🤔

1️⃣ SIUP Kecil

ini wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

2️⃣ SIUP Menengah

Yang ini wajib dipunya oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

3️⃣ SIUP Besar

Harus dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

7. Mengajukan Tanda Daftar Perusahaan

Pengalaman nulis surat cinta ke Menteri Kemenkumham harusnya nggak bikin kamu keki buat mengajukan permohonan pendaftaran TDP ke Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan/atau Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan kota atau kabupaten terkait sesuai domisili PT.

Perusahaanmu bakalan dapet sertifikat TDP buat bukti bahwa perusahaanmu telah melakukan wajib daftar perusahaan sesuai peraturan Menteri Perdagangan.

8. Mengumumkan PT Dalam Berita Acara Negara Republik Indonesia

Akhirnya sampai juga di step terakhir. Udah kelar melakukan wajib daftar perusahaan dan dapet pengesahan dari Menteri Kemenkumham? Mari kita umumkan di BNRI biar sah dan sempurna sudah status PT-mu sebagai badan hukum.

Wah, tenyata kali ini lumayan panjang step-step yang harus kamu tempuh untuk membuat PT. Bikin PT masih kelihatan ribet setelah baca artikel ini? Semoga enggak ya. Hihihi. Kalian bisa pelan-pelan mulai ngumpulin persyaratan yang diperlukan sebelum membangun PT, biar nggak kelihatan susah dan ribet pas nanti beneran dieksekusi 🤗🤗

Kamu pun bisa istirahat sebentar di tengah-tengah bikin PT kayak intermezzo di tengah-tengah artikel ini. Soalnya pembuatannya pasti makan waktu dan tenaga. Tapi endingnya bakalan keren kok karena dengan punya PT, usahamu bakalan bisa berkembang lebih besar lagi 😍

Semangat terus, ya, temen-temen Pengusaha yang Hebat! Kalian boleh banget follow Instagram @femalepreneur.id untuk dapetin tips, trik, atau konten hiburan. Atau kalau mau join ke komunitas kita? Biar makin semangat berwirausahanya 👍🏽👍🏽👍🏽

 

Rani Inggit Saputri - Femalepreneur Indonesia

 

BY: Li Ling

Related News

Post Comments.

Login to Post a Comment

No comments yet, Be the first to comment.